Categories
Lika-liku Laki-laki

Tentang Baret

Udah hampir 2 tahun bawa mobil bolak-balik Serpong – Jakarta. Banyak cerita tercipta disepanjang perjalanan. Hal yang sangat diingat adalah pertama kali Akhtar pub di dalam mobil dalam perjalanan pulang, waktu itu baru sampai di Cideng. Di dalam ruangan tertutup ber-AC aromanya pun diam tak bergerak serasa menempel di hidung 😀
Anehnya, dalam tiap perjalanan selalu saja menghasilkan baret-baret halus. Padahal seingat saya gak nyenggol apapun. Ada beberapa baret besar yang saya inget.
image

Baret yang didapatkan di depan kantor. Waktu itu hujan deras di satu belokan tajam ada yang menabrak dari samping. Buset, padahal saya udah masuk duluan.
image

Yang ini di pertigaan masjid Alam Sutera. Sebuah motor yang offside kesenggol waktu saya belok kanan, padahal semua kendaraan sudah berhenti untuk saya lewat.
Baret di bamper belakang gara-gara parkir mundur belum jago di garasi.
Ada juga pintu belakang penyok karena pas parkir mundur ternyata pintu masih terbuka 😀
Benar adanya bahwa pengalaman adalah guru terbaik dan kadang sangat mahal 😛

One reply on “Tentang Baret”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.