TMII – Museum Transportasi & Piknik

Setelah dari anjungan, kami balik lagi ke museum transportasi. Dan kakak bilang “Kakak pelnah ke sini sama teman-teman” Hihi, ciieee, yang udah ada teman-teman! πŸ˜› Masih inget aja ternyata kakak Akhtar, padahal field trip pertamanya udah lewat cukup lama πŸ™‚

20131228_Tmii-MuseumTransportasi (1)

Kalau mau masuk pesawat bayar lagi 3ribu. Tapi kemarin lagi direnovasi πŸ˜›

20131228_Tmii-MuseumTransportasi (19)

Pertama, langsung belok pas liat kereta πŸ˜€

20131228_Tmii-MuseumTransportasi (10)

Ini fotonya senyum! Pas turun baru tau kalo ada tulisan Merdeka atau Mati ini -__-

20131228_Tmii-MuseumTransportasi (8)

20131228_Tmii-MuseumTransportasi (9)

20131228_Tmii-MuseumTransportasi (11)

20131228_Tmii-MuseumTransportasi (2)

Terus lanjut ke bagian museum yang indoor. Tapi tetep gak bisa baca detail, karena memastikan anak-anak masih ada di sekitar πŸ˜›

20131228_Tmii-MuseumTransportasi (21)

Darat, Laut, Udara! Museumnya nyambung πŸ˜€

20131228_Tmii-MuseumTransportasi (13)

20131228_Tmii-MuseumTransportasi (3)

DAMRI pertama yang ditarik sapi πŸ˜€

20131228_Tmii-MuseumTransportasi (14)

Serius amat neng? πŸ˜€ Tiap patung itu dibilangin “Nenek!” πŸ˜›

20131228_Tmii-MuseumTransportasi (12)

Ternyata bayi ini gak bosen diajak ke museum! Yay! πŸ˜€

Terus turun lagi ke bawah museum angkutan darat dan langsung kagum sama bis tingkat! πŸ˜€

20131228_Tmii-MuseumTransportasi (4)

20131228_Tmii-MuseumTransportasi (5)-

20131228_Tmii-MuseumTransportasi (15)

Terus ke bagian kereta uap yang lebih tua πŸ˜€

20131228_Tmii-MuseumTransportasi (16)

20131228_Tmii-MuseumTransportasi (17)

20131228_Tmii-MuseumTransportasi (18)

20131228_Tmii-MuseumTransportasi (6)

Eaaaa πŸ˜›

20131228_Tmii-MuseumTransportasi (7)

Kapan lagi bisa foto kaki di rel? πŸ˜›

Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β Β  20131228_Tmii-MuseumTransportasi (20)

Posemu kak! πŸ˜›

Setelahnya kami nyari parkiran, dan udah macet aja! Ternyata di bagian depan yang ada monas-monasan itu, di bawah pohon-pohon, udah banyak disediakan alas duduk. Entah bayar atau gratis. Tapi kami bawa tiker (yang dibawain ibu pas aku mudik! :P). Kirana yang dari masuk mobil mimik langsung tidur πŸ˜› Yaaaay! Pikniiik! πŸ˜€ Malemnya kan aku masakin ayam cola, dan sukses dipuji mamak dan bapak mertua. Pas mamak nelpon saudara “Cah wedokku masak ayam cola cola, mengko tak minta resepne” *hidung kembang kempis πŸ˜›

20131227_PiknikTMII (1)

20131227_PiknikTMII (4)

Setelah itu, Kirana bangun πŸ˜› Terus aku nemenin Mamak, Bapak, dan adek-adek nyari oleh-oleh. Nyebrangi lapangan itu! Panaaaas πŸ˜› Kirana sama aku pula πŸ˜› *tempel koyo di lengan πŸ˜› Masku modusnya nemenin AKhtar main layangan (5ribu), padahal dia pasti capek jalan πŸ˜› Pas balik dari beli oleh-oleh (yang lebih mahal daripada di Monas :P), udah curiga pas liat Akhtar anteng duduk sama ayahnya! Tuh kaaan, dibeliin gelembung sabun yang tinggal ‘tembak’ (25ribu). Zzzzz…

20131227_PiknikTMII (3)

20131227_PiknikTMII (2)

Setelah itu muter lagi buat nyari mushola. Abis sholat, langsung pulang. Fun tapi pegel! πŸ˜›

Malemnya tapi sempet doong ke rumah tetangga buat ikut mendoakan dan makan kambing aqiqahannya Fatih! Semoga jadi anak sholeh ya naak :*

P.S : Lama-lama jadi fhoto blog ini! πŸ˜›

2 thoughts on “TMII – Museum Transportasi & Piknik”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *