Categories
Wedding

2nd Wed Anniversary

ceritanya surat buat pak suami. Prikitiiiuw πŸ˜›

Β 

——

Β 

Kemarin tanggal 9 Oktober, kita udah nikah 2 tahun, mas! Setelah 33 bulan pacaran, akhirnya akad nikah itu terucap. Seneng? Luar biasa! Satu mimpi kita akhirnya bisa terwujud πŸ™‚ Tahun lalu, waktu 1 tahun, kita g bisa sama-sama, karena ky masih di Palembang, Akhtar belum sampe 40 hari waktu itu. Tahun ini, alhamdulillah kita bisa sama-sama. Ya ya ya, walau hari itu ya seperti biasa aja.

Β 

Hari minggu. Bangun tidur langsung inget taman! Pucuk merah yang dibeli malem kemarinnya belum sempat dipindah ke tanah karena kita kemagriban waktu sampe Taman Tekno, kita kesorean dari rumah Feri jenguk anaknya, Fira yang baru aja dibawa balik dari Cimahi ke rumah mereka. Akhtar juga udah bangun, dan akhirnya berani jalan di rumput. Haha, priceless ngeliat kalian berdua berlumur tanah dan main air di taman kecil kita itu πŸ™‚

Β 

Β 

Jam 10an kita keluar rumah, mampir dulu ke rumah Khalila, ternyata mereka malah mau ikut juga! πŸ˜€ jadilah kita berenam melipir ke ITC BSD! Yaaah, kita mau nyukur rambut Akhtar yang udah g jelas bentuknya itu πŸ˜› Alhamdulillah, no drama! Anak pintaaar kita πŸ™‚ Habis itu kita makan dulu, Akhtar udah g bisa diem di dudukan, lagi seneng jalan. Ah, waktu berjalan begitu cepat ya mas? Bayi kita udah semakin besar πŸ™‚Β  Begitu mau keluar ternyata hujan, kita sholat dulu sebelum menepati janji berkunjung ke rumah baru Mas Sukma πŸ™‚ Sampe malem kita di sana, karena hujan. Sampe rumah, kita bertiga sudah terlalu lelah, dan sukses sekali ketiduran bertiga! πŸ™‚ Biasa sekali memang, tapi I feel happy inside. Karena kita menghabiskan waktu yang berkualitas bersama πŸ™‚

Β 

Mamas, terima kasih untuk 2 tahun ini. Terima kasih untuk menjadi partner suka duka. Terima kasih untuk semuaaa bantuan yang dengan ikhlas mas kasih ke ky. Terima kasih untuk g malu bantuin ky mengerjakan pekerjaan rumah. Terima kasih untuk semua kepercayaan yang mas kasih buat ky untuk menentukan langkah untuk membesarkan Akhtar. Terima kasih untuk menjadi ayah yang mau dekat dengan Akhtar. Sungguh menjadi pekerja sekaligus ibu, istri, ibu rumah tangga adalah sesuatu yang terlalu berat untuk seorang ky. Dukungan dan semangat dari mamas lah yang bikin ky kuat πŸ™‚ Makasiy ya πŸ™‚

Β 

Maaf ky blum bisa jadi istri yang sholehah. Belum bisa gendutin mamas, belum bisa manjain dengan masakan enak, masakannya itu-itu aja lah kan mamas emang seleranya yang itu-itu aja, kalo dimasakin yang agak beda, malah g suka πŸ˜› Belum bisa bikin rumah selalu rapi juga, malah kadang kayak kapal pecah yah itu juga karena mamas juga siiih yang suka naruh apa-apa sembarangan πŸ˜› Tapi ky akan selalu berusaha untuk menjadi istri Mamas dan ibu Akhtar (dan insya Allah adiknya nanti) yang bisa kalian banggakan πŸ™‚

Β 

Ky sayang Mamas. Selalu πŸ™‚

Β 

Happy 2nd Wedding Anniversary, Us! Semoga kita akan terus semakin menyayangi & mendukung supaya keluarga kecil ini menjadi lebih kuat! Amin πŸ˜€

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.