Belajar Membuat Foto HDR

Belajar HDR

Fiuh.. sudah lama sekali pengen praktek bikin foto HDR akhirnya kesampean juga *lebay 😛 Hehe.. sekalian ngetes Body baru (baru di tangan) .  Output file di set dalam bentuk RAW foto ini lebih berwarna setelah dijadiin HDR. Ya, sebelumnya juga saya sudah mencoba dengan kamera poket dengan file JPEG namun hasilnya kurang memuaskan. Dengan DSLR ini hasilnya cukup memuaskan untuk pemula bikin HDR 😀

Terus belajar dan belajar..

Tugu Jogja

Lensa Tamron AF 70-300mm f/4.0-5.6

Lensa Tamron AF 70-300mm f/4.0-5.6

Hari ini dapet kesempatan buat nyobain Lensa Tele-Makro Tamron AF 70-300mm f/4.0-5.6. Dengan Harga Rp. 1,5an lensa ini sudah bisa Auto Fokus hanya saja belum terintegrasi Image Stabilizer. Lensa ini lumayan enak dipakai. Untuk makro juga sudah lumayan berasa makronya. Hasilnya juga tajam. Jepretan di atas adalah hasil jepretan kolaborasi dengan Nikon D70.

Lensa ini punya 2 mode. Normal dan Makro yang bisa di-switch tergantung kebutuhan. Namanya juga tele-makro (cmiiw) 😛

Virus yang lagi Trend

awas dompetTahun 2011 ini “anak-anak” di kantor pada lagi terserang virus “berbahaya” 😛 Virus itu hobi fotografi. Virus ini sangat akut menurut saya karena akibatnya tidak main-main, mengancam kelangsungan kehidupan para dompet dan rekening tabungan. Wew.. mengerikan sekali bukan. Haha. Yah.. bahkan ada rekan kerja yang menyebut ini adalah “hobi gila” karena dibutuhkan uang yang tidak sedikit jumlahnya. Mulanya mungkin beli BO (Body Only) aja dulu, lensanya nanti-nanti tapi apa guna sebuah body tanpa lensa? Maka belilah lensa. Wah, lensa Kit bokehnya kurang oke, belilah lensa fix 50mm 1.8 (yang lumayan terjangkau 😛 ). Sudah punya kamera kit dan lensa fix kok gak bisa tele? maka belilah lensa tele. Sudah punya tele kok pengen nyobain makro? Belilah lensa makro yang budgetnya ampun-ampunan 😛

Sudah dicoba semua, ternyata masih ada aliran strobis. Maka mulailah beli flash. Wah, flash doank gak mantap nih. Dibutuhkan sebuah light stand. Berangkatlah belanja 😀 Waah.. ternyata butuh umbrela nih biar pencahayaannya merata, ngerogoh kantong lagi buat ngelengkapin umbrela. Lah, receiver ma triger belum biar bisa mainan flash tanpa kabel. Hahaha.. Kalau dihitung untuk satu perlengkapan seperti deskripsi di atas butuh dana minimal Rp 10jt, weeew.. Dompet langsung keriting tuh 😛

Tapi harga dan kelengkapan peralatan memang selaras dengan hasil yang memuaskan. Sudah punya semua? Komputernya belum mas buat ngolah gambar 😛