Surat untuk Akhtar #1st year

Akhtar sayang, sekarang kamu lagi di ‘sekolah’, mungkin baru selesai makan buah, atau lagi main di luar, atau mungkin malah tidur, karena tadi pagi mata kamu udah sayu tapi tak juga mau tidur. Bunda nulis ini ‘nyuri’ waktu kerja. Tapi tenang sayang, karena sekarang emang g ada yang harus bunda kerjain πŸ™‚

Pertamaaa, bunda minta maaf yaaa karena telat banget nulis ini. Bunda pengennya wajib ada surat buat kamu di setiap ulang tahun kamu, tapi apa daya di hari ulang tahun kamu, kita ada di tempah Mbah di Lampung. No internet there, hunny *lirik ayah :P. Trus kita lanjut ke Palembang, berkumpul dengan orang tersayang bikin Bunda ngerasa sayang kalo waktunya dipake buat internetan. Begitu mulai kerja, ternyata datang kerjaan bertubi-tubi. Maaf ya sayang, hampir sebulan surat ini telat πŸ™‚

Akhtar, bunda masih ingeeet banget bagaimana perasaan Bunda saat kamu masih di perut, masih sesegar ingatan Bunda waktu nulis surat yang ini buat kamu, waktu kita menunggu saat kita harus berjuang πŸ™‚ Masih juga inget akhirnya saat berjuang bersama kamu datang. Sejelas menonton film di layar besar bisokop! Ya ya ya, kamu masih ingat kan sayang, kalo bundamu ini Pengingat, bahkan untuk hal kecil, sampe kadang terkesan so lebaaay πŸ˜›

Akhtar, Bunda pun masih inget sekali saat pertama mendengar tangisan kamu. Nyaring. Melengking. Begitu pun saat melihat kamu, bayi mungil yang di atas dada Bunda dengan mata besar dan jernih itu! Begitu rapuh. Begitu kecil dan terlihat lemah. Buah hati Ayah Bunda, separuh jiwa yang berbagi selama 9 bulan lamanya. It was a BIG MOMENT in Bunda’s life πŸ™‚ Kamu, buah cinta Ayah Bunda telah nyata, di depan mata πŸ™‚

Akhtar, dulu kamu cuma bisa menangis. Karena begitu rapuh kelihatannya, Bunda jadi terlalu takut untuk memeluk kamu nak. Bukan, bukan karena bunda tak sayang, tapi Bunda takut Bunda akan menyakiti kamu. Yah, itu kebodohan Bunda, yang membuat di bulan pertama, jadi terasa begitu berat. Karena kita masih harus belajar banyak. Sampai kita harus kembali ke Jakarta, dan tiba waktunya untuk mengasuh kamu hanya berdua Ayah pun, Bunda masih belum terampil dan sangat tidak pede kalo kamu akan nyaman dengan Bunda πŸ™

Akhtar, dengan pertimbangan supaya kita bisa lebih dekat dan karena ayah bunda tak yakin meninggalkan kamu di rumah dengan orang yang tidak kami percaya, akhirnya kamu harus dititipkan di Taman Penitipan Anak di komples kantor Bunda. Sejak kamu berumur 2 bulan. Dikomentarin orang? Dicemooh orang? Itu makanan sehari-hari!Β  Tapi kami tutup telinga, karena kami tau kami sedang berusaha memberikan apa yang menurut kami paling baik untuk kamu, untuk keluarga kita.

Bulan berlalu, pelan-pelan hubungan kita semakin harmonis. Bunda semakin yakin kalo kamu nyaman bersama Bunda. Bunda semakin yakin kalo hanya pelukan saja tidak akan menyakiti kamu. Yah, kita, bertiga harus saling mendukung di kejamnya ibu kota πŸ™‚ Kita bertiga bekerjasama. Kita semakin terikat, semakin saling mebutuhkan. Alhamdulillah, akhirnya Bunda benar-benar merasa kalo Bunda g akan jadi Bunda yang buruk buat kamu πŸ™‚

Akhir tahun lalu, kita pindah ke Serpong. Ke rumah kecil kita. Bahagianya tak terkira. Tapiiiii, semakinlah orang berkomentar jelek. Anak bayi kok dibawa bolak-balik Jakarta-Serpong? G kasian? No no no, jangan pernah dengar omongan mereka ya nak. Mungkin nanti kamu masih ingat, beberapa kali melihat Bunda menangis saat memeluk kamu di motor saat hujan tiba-tiba turun dan kamu harus meringkuk di dalam jas hujan besar itu, saat kereta tiba-tiba bermasalah sampai kita harus terlunta-lunta di stasiun di malam hari saat kamu harusnya sudah nyaman bermain di rumah. Nak, mengertilah ya. Saat ini, fasilitas seperti itulah yang bisa kamu berikan buat kamu. Kita bukan orang kaya, kita sedang berjuang untuk hidup kita yang lebih baik nanti. Amiiiin πŸ™‚ Sampai saat itu tiba, teruslah berkerjasama ya seperti yang selama ini. Sungguh, kamu, bayi kecil, adalah anak kuat! Bunda tau itu πŸ™‚

Akhtar, kita harus bersyukur kepada Allah SWT, karena Allah memberi Bunda kesempatan memberi kamu air susu Bunda sampai saat ini. Walau ASI bunda tidak berlimpah, beberapa kali juga harus kejar setoran, tapi alhamdulillah cukup. Itu adalah rejeki luar biasa dari Allah, nak. Kita berdoa semoga Allah masih memberi kita kesempatan sampai kamu berusia 2 tahun nanti ya? πŸ™‚ Tentang makanan, ya, bunda emang sering dikatain lebay karena batasin apa aja yang boleh kamu makan, harus sesuai waktunya sampe 1 tahun kemarin. Tapi percayalah nak, walo bukan makanan yang wah, insya Allah itu emang yang telah ayah bunda usahakan yang terbaik untuk kamu πŸ™‚ Semoga itu semua akan jadi bekal besar dalam hidup kamu ya, nak.

Akhtar, terlalu banyak hal indah yang kamu bawa, nak. Terima kasih untuk senyum kamu yang tulus itu, senyum yang tidak pernah berubah sejak dulu saat kamu ompong sampai sekarang bergigi 4. Senyum yang menyejukkan hati ayah bunda. Senyum yang melunturkan lelah. Senyum yang menjadi pengobat segala kesal dan amarah. Terima kasih juga untuk tawa kamu yang membuat ceria rumah kita, tawa yang menyambut Bunda setiap siang dan sore saat Bunda jemput di TPA, tawa kamu di tengah padatnya kereta yang membuat kita lebih kenal banyak orang lagi, tawa kamu yang mengisi hati kami πŸ™‚ Terima kasih untuk genggaman tangan kamu yang menjadi penguat kami selama ini πŸ™‚

Terima kasih juga karena kamu selalu mau bekerjasama, berjuang bersama ayah bunda. Terima kasih atas semua usaha kamu untuk terus belajar. Dari mulai memegang, balik badan, merangkak, duduk sampai berdiri. Terima kasih untuk membuat ayah bunda bangga. Insya Allah kami tetap akan jadi orang tua yang g membanding-bandingkan kamu dengan anak lain selama kami yakin sudah memberi stimulasi yang benar. Insya Allah kami akan selalu mendukung kamu, selalu jadi supporter kamu yang paling depan πŸ™‚

Maaf untuk semua hal buruk yang tidak sengaja kamu dengar, kamu lihat, atau kamu rasa. Sungguh tak ada maksud untuk menyakiti kamu ya, Nak. Terlepas dari rasa cinta kami yang meluap-luap ke kamu, ayah bunda cuma manusia biasa. Kadang kalah sama emosi, kadang kalah sama perasaan. Bunda akan terus belajar untuk menjadi orangtua yang lebih baik untuk kamu.

Akhtar, surat ini sudah terlau panjang, dan mungkin membosankan, lebih baik Bunda sudahi ya?

Selamat Ulang tahun yang pertama ya, nak. Tumbuhlah besar. Jadilah anak yang sholeh, pintar, dan baik ya, nak πŸ™‚ Ayah Bunda sayang kamu sangat πŸ™‚

Akhtar 1st B’day Party

Banyak utang posting, tentang perkembangan Akhtar, tentang mudik, tentang lebaran taon ini. Di-skip dulu soalnya bahan postingan masih bertebaran dimana-mana πŸ˜›

Β 

Jadi, tanggal 26 Agustus mudik ke Lampung, 6 hari di sana, lebaran pertama di sana, trus tanggal 31 malem, berangkat ke Palembang. Daaaan, ada black forest di rumah, sengaja g dipotong dulu biar bisa jadi birthday cake buat Akhtar dari kakek nenek πŸ˜› Yayaya, tanggal 27 Agustus, Akhtar kami tersayang sudah 1 tahuun πŸ˜€ Beli lilin angka 1, ngumpulin para om dan tante kecil Akhtar, jadilah Akhtar 1st (pretending) birthday party! Horeeeee πŸ˜› Cuma foto-foto, trus potong kue, terus dibagi-bagiin. Emang rencananya g ada perayaan apa-apa, karena emang g ada pos biayanya. Haha πŸ˜›

Β 

Β 

Β 

Selamat ulang tahun yang pertama ya, nak πŸ™‚

Β 

Terima kasih untuk semua kebahagiaan yang kamu bawa ke dalam kehidupan kami. Tumbuhlah besar menjadi anak yang baik, sholeh dan membanggakan orang-orang yang sayaaaang banget sama kamu yaaa?

Β 

Kami semuaaaa supeeer sayang sama kamuuuuu!

^_____^

Turning 24th!

9 Januari 2011,


23, an adorable boy and the real ‘our little kingdom’. Thanks Allah for everything.
Hope 24 will be another great year πŸ™‚


Umur berganti lagi, berkurang lagi jatah hidup di dunia ini. Setelah 5 tahun merantau di Jakarta, baru kali ini ulang tahun bisa dapet ucapan langsung dari Ayah, Ibu, dan Dek Ia (hiiiks, tetep minus Nia πŸ™ ). Walo setelah itu langsung ditinggal pulang ke Palembang lagi setelah 10 hari di sini. Tak apalah, setidaknya dapet bonus pelukan dan ciuman hangat, bukan cuma kata-kata lewat telepon. Tak apalah, karena masih ada kecupan hangat Maskuw tepat di pergantian hari dan genggamanΒ  erat jari mungil Akhtar tersayang πŸ™‚ dan di rumah baru pula! Hehe, sombong πŸ˜›

Β 

Semoga bisa jadi istri yang menentramkan hati suami, bunda yang dibanggakan Akhtar dan calon adiknya nanti, anak yang menyejukkan hati orang tua, saudari yang memberi teladan yang baik, dan teman yang selalu dirindui.

Β 

Met Ultah buat Istriku tercinta, @Rizky Amelia,
Selamat menikmati dapur baru di rumah baru ;P
Semoga makin jago masak, makin lezat, makin sedap ;D
Makin sabar bimbing Akhtar sampe gede ;D
Makin sayang sama suaminya dong ;D
Happy B’day ^.^

makasiy masku dan Akhtar tersayang πŸ™‚

Ya Allah, sayangilah keluarga kami πŸ™‚

Happy 24th Birthday to Me πŸ™‚

24 Tahun Kamu, 13 Bulan Kita :)

Dear Suami,

Selamat Ulang Tahun yang ke-24 Sayang…

Semoga menjadi imam yang lebih baik untuk keluarga kecil kita ini.

Tahun ini g ada tiup lilin seperti biasanya, tapi tahun ini lebih berkesan kaaan? *wink wink πŸ˜›

Tahun ini dirayain bertiga sama si kecil Akhtar yang ya-ya-ya, harus ky akui semakin hari semakin mirip mamas πŸ˜›

Selamat Ulang Bulan yang ke-13 juga untuk keluarga kecil kita.

Sekarang semakin ramai dengan celoteh dan tangisan Akhtar.

Semoga kita berdua bisa jadi orang tua yang dibanggakan Akhtar nanti.

Semoga ikatan keluarga kita semakin kokoh lagi πŸ™‚

Selamat Satu tahun juga Rumah kecil kita di dunia maya ini, ourlittlekingdom.com.

Semoga semakin banyak cerita indah yang bisa kita bagi di sini.

Amin..amin..

Luph u more and more,

-Istri-

1st Wedding Anniversary

Β 

Sabtu lalu, tanggal 9 Oktober 2010, tak terasa udah setahun berlalu sejak akad nikah diucapkan Maskuw. Setahun yang penuh warna. Ada yang seneeeeeeng banget, tapi ada juga yang bikin sediiih bangeeeet juga. Hehe, ya namanya juga dua manusia, yang beda sifat, beda karakter, beda pemikiran, beda perasaan jadi satu πŸ™‚ Sayaaaang, 1 tahunannya masih jauh-jauhaaan gini πŸ™

Β 

Terima kasih untuk satu tahun yang berharga ini ya Mas. Semoga rasa sayang ini akan terus tumbuh semakin lama kita bersama. Semoga di tahun-tahun mendatang, keluarga kecil kita, yang sekarang udah bertambah lengkap dengan lahirnya Akhtar, akan semakin kokoh lagi. Semoga apapun yang terjadi, kita tetap akan berpegangan tangan erat seperti saat ini. Semoga perbedaan-perbedaan kita malah akan menjadi kekuatan kita di masa depan nanti. Amiiiin.

Β 

Happy 1st Wedding Anniversary, Us! The more I know You, The More I love You.

Kita sama-sama belajar lagiii yaa πŸ™‚

Maskuw lg jemur Akhtar-4 hari. Suka bgt foto ini πŸ™‚

Β 

Celebrating 23rd

Hosh, 3 posting 1 hari yang sama! Haha, beginilah nasib kerjaan dikit πŸ˜›

11 Januari

Karena aku udah mulai susah mam, sukanya yang kuah-kuah gituuu, dikirimin ibuku tekwan kering plus plus. Hehe..plus pempek kering, plus getas, plus kemplang panggang, plus pempek keciiiil. *

*Makasiiiiy ibuuu, ayaaah, sayang banget sama yang di perut iniii πŸ™‚

Β 

Lalu sorenya, ke MOI (lagi!!) Traktiran Rutin πŸ˜› Personilnya yang di foto plus Kak Ichan dan Kak Soe. Abis makan, langsung ngacir nonton Mulan. Kalo film lain banyak yang udah nonton πŸ™‚

Β 

So dramaaa. Tapi ngena πŸ™‚ Kecuali bagian tiba-tiba Mas bilang gini “Ky, g seru ah, g ada naganya!” Doeeeeng, emangnya kartun πŸ˜›

Β 

Yeah, euforia ulang tahun selesai! Semua senang πŸ™‚

Another Gifts

10 Januari!!

Uuuum, sejak dinyatakan hamil ini, berasaa banget kalo Mas lebih jagain aku, termasuk tugas nyuci. Sekarang udah hampir sepenuhnya diambil alih sama Masku, aku cuma bantu-bantu dikit. Soalnya diwanti-wanti sama Mamak klo aku jangan dikasih ngangkat yang berat-berat. Hihi.. Mas nyuci, aku masak. Trus yang beres-beres rumah πŸ™‚Β  Abis itu, ditinggal main futsal! *katanya 1 jaaaam :(* Selama itu aku ngedata yang masih ngasih kado ke aku sm Mas pas udah di Jakarta ini. Soalnya dibawain ibu suvenir nikahan yang masih ada di Palembang πŸ™‚ Pulang dari futsal dibawain mi ayam pangsit terenak di Johar Baru *iya, iya, abis itu diimbangin banyak makan buah sama sayuuur koook :P* Abisnya Mas kecape’an. Tidur!

Β 

Aku sempet ketiduran juga, tapi kebangun gara2 laper. Hihi, langsung oseng-oseng nasi goreng ikan asin. Bangunin mas buat makan. Abisnya inget kalo Matahari diskonannya abis hari itu. Langsung siap-siap menuju Arion. Pake baju kado kemariiiin πŸ˜€ Horeeeeeee, dapet 1 sepatu lucu dan 1 sendal item yang nyaman. Another gift πŸ˜› Makasiy ayaaank πŸ˜€

Β 

Sholat magrib sebentar, abis itu muter-muter Gunung Agung. Rencana awal cuma mau nyariin komik Fruit Basket titipan adikku, Nia. Eh, komiknya cuma dapet 3, printilan yang lain banyak doooonk πŸ˜› Trus karena menghiba-hiba, akhirnya dibolehin juga mam KFC! Tapi 3 bulan sekali! *garuk-garuk tanah πŸ™

hihi, itu ada VCD The Moon, The Sun. Kata Mamas, buat bebe πŸ˜›

Β 

Least, tiba-tiba mas bilang, “Ky, kita boros g siy minggu-minggu ini?” Haha, tumbeeeeen, mas sadar πŸ˜› Abis nikah, udah sepakat sama Mas, November-Desember boleh have fun. Januari mulai diatur lagi finance-nya. Hihi, apa daya, Nov-Des ternyata banyak juga butuh biaya untuk kuliah πŸ˜› daaan ulang tahunku tepat di bulan Januari. Jadi lupa sama janji sendiri. Insya Allah, abis euforia ulang tahun ini, hidup teratur akan dimulai πŸ˜€ Bismillah πŸ™‚

Turning 23rd!

Jadiiiii sherlock holmes selesainya udah jam 23.00 malem lewat. Sampe rumah jam 23.30. Langsung bersih-bersih, sholat isha, ngemil-ngemil, naik ke atas. Ngantuuuuk. Masku blom naik, mau ngerjain apa dulu katanya. Haha, sebenernya agak curiga siy, karena udah mau tengah malam dan berganti hari ke tanggal 9. Dan beneeeer, tiba-tiba lampu mati, trus Masku masuk kamar bawa black forest plus lilin 2 dan 3 sambil nyanyi “Happy Birthday to You, Happy Birthday to You” Huwaaaaa, aku terharuuuu, kali ini beneran kueee, bukan sekedar brownied dadakan kayak taon lalu πŸ˜€

Β 

Harusnya si kue mau dipotong malem itu juga, tapi aku emooh, soalnya males nyari-nyari jilbab. Maunya besoknya aja dipoto sm kuenya. Akhirnya dimasukin ke kotak lagi. Trus mas nanya aku tau g. Hihi, agak curiga siiy, mengingat hal-hal sebagai berikut :

1. Jumat siang itu, tetangga belakang cubicleku nanya “Ky, Masmu kemana? Tadi aku liat naik motor.” G biasa-biasanya mas tuh g bilang. Mulai ke-GR-an. Jangan-jangan beli kue πŸ˜›

2. Pulang kantor, kan biasanya masku nawarin masukin tas ke boks belakang motor. Pas aku mau ngasih tas, “Jangaaan ky, bawa aja tasnyaaa!” semakin curiga ada yg disimpen di boks itu πŸ˜›

3. Lanjut ke Metropole, mau nonton Sherlock Holmes, tapi dapetnya yang malem. Jadi abis beli tiket, kita pulang dulu, mampir mam di Ayam Bakar Megaria dulu (kok g seenak duluu πŸ™ ). Nah, pas makan itu Mas nyeplos

Mas : “Ky, temen mas ada yang kerja di Breadtalk Atrium loh” *langsung diem kayaknya sadar salah omong πŸ˜›

Aku : “ooo, jadi apa-nya mas?”

Mas : “G tau, tapi g bawa plastik-plastik kue itu loh”

Aku : “loooh, kok mas bisa tau sampe baju-bajunya? Tau dari mana?”

Mas : “Dipajang sama dia di FB-nya!”

Doeeeeeng, curiga g siiiiy πŸ˜›

4. Trus pas sampe kontrakan, ketiduran. Pas kebangun jam 8, mas g ada. Dipanggil g nyaut, dicari g ada. Eh, pintu depan dikunci dari luar. Sebentar siy, pas ditanya dari mana “aaah, mau tau ajaaaaa” Gimana g GR aku-nyaaa kalo dia beli lilin πŸ˜›

Ternyata memang kecurigaanku terbukti. Hihi, tapi kan malu mau nanya ke Mas, nanti dibilangin ke-GR-an πŸ˜›

Β 

9 Januari Me and My 23rd Suprising B-day Cake πŸ™‚

Β 

Besoknyaaaa, pagi-pagi ditelpon ayah, ibu dan adek-adek. Makasiiiiiiy loooh bikin mupeng makan tumis kangkung yang banyaaak terasinya ituuu. Hehe, hasilnya, abis ditelpon, langsung direalisasikan. Untuuuung ibuku bawain banyak terasi asli pas ke sini Desember lalu. Untuuung juga si Mas sukaaa. Sedaaap πŸ™‚ Udah hampir ashar, berangkat ke MOI. Langsung ke Blitz. Princess and The Frog. 15.50. Langsung cepet sholat ashar plus beli milo dingin buat aku + coke buat Mas. Fiuuuuh, untung g telat πŸ˜€ Filmnya lucuu, tapi anak-anak sekali, apalagi kalo nontonnya bareng banyak anak-anak yang sangat ekspresif ituu πŸ˜›

Β 

1/2 6an filmnya abis, pengen kwetiau siram dari kapan tau. Akhirnya berlabuh di Solaria. Huwaaaa, mupeng kamera DSLR. Gara-gara si Mas bawa kamera baru kantor untuk dipelajari. Secara fotografer kantor πŸ˜› Abisnya sholat magrib, dilanjutkan muter-muterin MOI karena baru sadar selama ini cuma dateng-BLITZ-Mushola-Breadtalk-BLITZ-pulang. Hehe..ternyata gede πŸ˜› Capek keliling, ke Fun World gara-gara kangen pengen main Time Crisis IV. Hahaaaa, karena ‘kebodohan’ku akhirnya pulang hanya membawa printilan kecil πŸ˜› Oh iyaaa, liat baju lucuuu, dibeliin sama Masku sebagai kado ulang tahun yang pertama πŸ™‚ *makasiiiy mamaas :-*

Β 

Trus ibu nelpon, hahahhaha, untung ditelpon, kalo g, g sadar kalo udah hampir jam 9 πŸ˜› Keluar MOI, eh, ternyata ujan πŸ˜› Jadinya foto-foto g jelas nungguin ujan agak reda. Ditunggu-tunggu, ujannya g reda-reda, akhirnya nekat pulang. Sampe rumah, kayaknya enaaaaak banget klo mam mie gepeng (our new fav). Tapi kan sekarang harus jaga-jaga makan buat bebe. Si Mas pengen banget kayaknya, bilang aku duluan aja ke kamar, biar mas masak sendiri. Mana tegaaa. Akhirnya aku masakin juga. Lumayaaaan, mungkin karena liat muka mupengku,Β  disisain 3 sendok kuah mie + 1/4 kuning telur! πŸ˜€

Β 

Trus buka fb sebentar, daaaaaaan, terharu liat lebih dari 100an ucapan selamat. Makasiiy teman-teman yang ngasih selamat lewat fb dan sms. Makasiy ngeluangin sedikit waktu untuk berdoa untuk aku.

Β 

Aaaah, 22 tahunku bener-bener amazing, ijabsah, ijazah, sampe dikasih bebe πŸ™‚Β  SemogaΒ  dengan awal yang semenyenangkan ini, di 23 akan lebih baik lagii. Amin…

Goodbye 22nd, Welcome 23rd πŸ™‚