Virus yang lagi Trend

awas dompetTahun 2011 ini “anak-anak” di kantor pada lagi terserang virus “berbahaya” πŸ˜› Virus itu hobi fotografi. Virus ini sangat akut menurut saya karena akibatnya tidak main-main, mengancam kelangsungan kehidupan para dompet dan rekening tabungan. Wew.. mengerikan sekali bukan. Haha. Yah.. bahkan ada rekan kerja yang menyebut ini adalah “hobi gila” karena dibutuhkan uang yang tidak sedikit jumlahnya. Mulanya mungkin beli BO (Body Only) aja dulu, lensanya nanti-nanti tapi apa guna sebuah body tanpa lensa? Maka belilah lensa. Wah, lensa Kit bokehnya kurang oke, belilah lensa fix 50mm 1.8 (yang lumayan terjangkau πŸ˜› ). Sudah punya kamera kit dan lensa fix kok gak bisa tele? maka belilah lensa tele. Sudah punya tele kok pengen nyobain makro? Belilah lensa makro yang budgetnya ampun-ampunan πŸ˜›

Sudah dicoba semua, ternyata masih ada aliran strobis. Maka mulailah beli flash. Wah, flash doank gak mantap nih. Dibutuhkan sebuah light stand. Berangkatlah belanja πŸ˜€ Waah.. ternyata butuh umbrela nih biar pencahayaannya merata, ngerogoh kantong lagi buat ngelengkapin umbrela. Lah, receiver ma triger belum biar bisa mainan flash tanpa kabel. Hahaha.. Kalau dihitung untuk satu perlengkapan seperti deskripsi di atas butuh dana minimal Rp 10jt, weeew.. Dompet langsung keriting tuh πŸ˜›

Tapi harga dan kelengkapan peralatan memang selaras dengan hasil yang memuaskan. Sudah punya semua? Komputernya belum mas buat ngolah gambar πŸ˜›

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *