Our Little Vehicle (Pulsar 200)

Β 

Pertimbangan lain tentunya motor ini have a big size for boncenger-nya. Dengan body yang gede, tentu saja motor ini bakal nyaman untuk berduaan πŸ˜› Dan pertimbangan itu sangat tepat, sampai saat ini pun motor ini masih terasa seperti saat pertama kali diturunkan dari dealer πŸ˜€ Sangat memuaskan. Tentu saja body yang yahud menjadi pertimbangan, sehingga tak perlu lagi untuk memodifikasi sana-sini. Satu-satunya hal yang ku lakukan hanya mengganti ban standarnya dengan BT-45. Namun, hari ini aku tak yakin nanti bisa beli lagi merk ini karena sekarang harganya dah ampun banget dah.. πŸ˜€ Alternatif mungkin pake ‘sendal jepit’ aja nanti.. haha πŸ˜›

Sudah lumayan banyak tempat yang ku kunjungi bersama motor ini. Bersama sekumpulan anak-anak kantor yang hobi naik motor, kami menamakan diri Bantenk Rider Community (BRC), telah beberapa kali melakukan touring ke beberapa tempat di Jawa Barat. Gak jauh-jauh sih, berbenturan juga dengan waktu kerja jadi trek yang kami ambil tak memakan lebih dari 3 hari perjalanan pulang pergi. Terhitung sekitar 5 kali touring yang kami lakukan. Namun sekarang-sekarang ini sedang vacuum karena kesibukan di kantor.

Road to Tangkuban Parahu

Road to Kuningan

Dan hal yang paling ku sukai adalah touring sehari-hari dengan istriku πŸ˜€

Tak melupakan kebutuhan rumah tangga, kami pun melengkapi Pulsar 200 kami dengan “kotak nasi” serba guna – Givi E45 yang sangat membantu dalam membawa perlengkapan berkendara dan terutama saat belanja πŸ˜€

Dan terakhir, hati-hati di jalan πŸ˜€

{jcomments on}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *